www.izzuka.com

#34 Dari rute mana memulai menulis?

          Untuk pembahasan rinci setiap kategori cerita kita tunda dulu. Sementara mencukupkan 2 kategori cerita pada postingan yang telah lewat, karena itu yang mungkin sering dijumpai. 

          Yang lebih mendesak kita bahas adalah, 

          "Darimana sebaiknya kita memulai menulis cerita panjang nyata ini?"

          Pertanyaan yang bagus.

          Tentu pikiran wajar kita menjawab, "Dari awal ...". 

          Kita menulis mulai dari Deskripsi Pembuka, lalu Pernyataan Tema, lanjut Persiapan, dan seterusnya. Begitulah urutan logis di Kelindan Kisah-kisah Nyata kita yang akan dibaca para pembaca.

          Melihat jumlah rutenya yang 15 itu memang begitu terasa membebani pikiran. Perjalanan jauh yang cukup melelahkan. Namun, kita bisa memulai dari apa yang kita bisa sebut: Lima Rute Pondasi. Kelima rute ini merupakan tiang-tiang pokok tempat semua rute lainnya berdiri. 

          Kelima rute merupakan; 
  • pengarah cerita
  • artinya setiap rute yang lima tersebut adalah mempersiapkan arah baru untuk plotnya. 
  • Begitu kita menetapkan lima rute ini, rute lainnya akan terbentuk secara alami.
          Kelima rute tersebut adalah:

1. Rute 4 - Katalis
2. Rute 6 - Meretas ke Bagian Tengah
3. Rute 9 - Titik Plot Tengah
4. Rute 11 - Semua Musnah
5. Rute 13 - Meretas ke Bagian Akhir

          Akan tetapi, sebelum kita mengerjakan salah satu rute tersebut, mesti ditemukan lebih dahulu tiga komponen Tokoh yang Layak diceritakan:

1. Sebuah masalah (sesuatu yang membuat tokoh utama tak sempurna).
2. Sebuah tujuan atau keinginan.
3. Sebuah kebutuhan (pelajaran hidup).

          Setelah kita benar-benar mengenal tokoh utama kita ini, barulah kita bisa menemukan jenis transformatif seperti apa yang tokoh utama telah alami.

          Jadi, setiap penulis akan berbeda dalam proses kreatif penulisan tersebut, tetapi berikut bisa menjadi pedoman:

1. Menemukan ketiga komponen tokoh yang layak diceritakan:
✓ Masalah
✓ Keinginan
✓ Kebutuhan

Lalu, bisa diolah pertanyaan-pertanyaan berikut:

2. Seperti apa deskripsi dunia Bagian Tengah sang tokoh utama? Apa perbedaannya dengan dunia Bagian Awal? Apakah cukup berbeda? 
  • Jawabannya: akan mulai membentuk rute 6 - Meretas ke Bagian Tengah.

3. Bagaimana sang tokoh utama yang tak sempurna ini berubah dengan cara yang salah? Berdasarkan keinginannya, bukan berdasarkan kebutuhannya tentang pelajaran hidup ...
  • Jawabannya: akan terus membentuk rute 6 - Meretas ke Bagian Tengah.

4. Peristiwa besar apa yang membuat tokoh utama "tertendang" keluar dari dunia Bagian Awal (status quo) dan memasuki dunia barunya?
  • Jawabannya: akan membentuk rute 4 - Katalis.

5. Apakah tokoh utama biasanya menemui kesulitan ataukah unggul di dunia baru tersebut?
  • Jawabannya: akan ditemukan rute 9 - Titik Plot Tengah - apakah berupa kemenangan semu (sang tokoh utama unggul di dunia barunya) ataukah kekalahan semu (sang tokoh utama kesulitan di dunia barunya).

6. Lantas, bagaimana tokoh utama bisa berubah dengan cara yang benar? Berdasarkan kebutuhannya tentang pelajaran hidupnya ...
  • Jawabannya: akan membantu mulai menemukan rute 13 - Meretas ke Bagian Akhir.

7. Akhirnya, apa peristiwa besar hidup yang memorakporandakan kehidupan tokoh utama? Yang dapat meyakinkan tokoh utama agar akhirnya dia mau berubah dengan cara yang benar ...
  • Jawabannya: akan menginformasikan rute 11 - Semua Musnah - yang mungkin kita ingat merupakan sebuah Katalis lainnya.
***

Mau belajar menulis Kisah Nyata via daring (online), ikuti tahapannya, TAP /KETUK > di bawah ini:

Atau, mau belajar menulis Kisah Nyata via luring (offline), beli saja bukunya, TAP /KETUK > di bawah ini:
Buku Menulis
Kisah Inspiratif

rasa Novel - 55k


Mau belajar menulis Kelindan Kisah-kisah Nyata via daring (online), ikuti tahapannya, TAP /KETUK > di bawah ini:

Atau, mau belajar menulis Kelindan Kisah-kisah Nyata via luring (offline), beli saja bukunya, TAP /KETUK > di bawah ini:

Mau Belajar Ilmu Syar'i dengan Menuliskannya, mudah, sedikit demi sedikit, dan saban hari, TAP /KETUK > di bawah ini:
WhatsApp Salafy Asyik Belajar dan Menulis

Sederhana itu Lebih - Less is More. Desain bukanlah menambah-nambah biar berfungsi, tetapi desain adalah menyederhanakan agar berdaya guna.
Produk

Online Shop
Buku, Peranti belajar,
dan sebagainya



Misi


Fakta
Ciri Khas Artikel



F A Q (Frequently Asked Questions)
Pertanyaan yang sering diajukan

Silahkan chat dengan tim kami Admin akan membalas dalam beberapa menit
Bismillah, Ada yang bisa kami bantu? ...
Mulai chat...