www.izzuka.com
Menjadi Terampil Menulis
hanya dari kebiasaan menulis sederhana, mau? buruan! TAP > Yuk! menulis di sketsarumah.com.

#16 Teras Tulisan

Jiwa raga Tulisan

          Teras tulisan merupakan salah satu bagian yang diakui sebagai pemicu perhatian pembaca. Jika sampai gagal menarik perhatian pembaca pada bagian awal atau depan ini (teras, layaknya teras rumah berada paling depan rumah) dari tulisan ini, berarti pula hilang kesempatan kita membujuk para pembaca untuk meneruskan baca Feature sampai selesai.

          Pola piramida terbalik dengan rumusan 5W + H pada berita biasa telah kita balik menjadi piramida berdiri normal seperti aslinya pada Feature. Dimana, isi terpenting bukan lagi pada paling atas, tetapi sekarang berada di dasar piramida. Namun, ada dua hal penting yang sama pada berita biasa dan Feature, yaitu:

✓ Berita biasa dan Feature keduanya adalah tulisan Nonfiksi.
Kalimat pertama, atau setidaknya paragraf pertama pada berita biasa dan Feature mengandung Gagasan Sentral. Fungsi Gagasan Sentral adalah untuk mengendalikan arah tulisan, sekaligus membatasi jangkauan tulisan.

          Gagasan Sentral selalu ada pada setiap wacana tulisan jurnalistik maupun non jurnalistik, dengan rincian sebagai berikut:

Pada tulisan Jurnalistik, Gagasan Sentral ada pada bagian Teras. Ini ada pada tulisan berita biasa dan Feature.

Pada tulisan Non Jurnalistik, Gagasan Sentral pada umumnya diungkapkan pada Tesis yang merupakan Pernyataan Umum. Tesis biasanya ditulis di awal tulisan (awal paragraf pertama), terkadang di tengah paragraf pertama, atau pada akhir paragraf pertama. Tesis yang ditulis di awal tulisan adalah cara paling mudah.

          Gagasan Sentral, yang ada pada Teras untuk berita biasa dan Feature, serta ada pada Tesis untuk Non Jurnalistik (non berita biasa dan non Feature) seperti yang telah dijelaskan di atas, memiliki kedudukan sangat penting sebagai pusat ide, dan jiwa raga tulisan. Semua paragraf rincian akan mengacu satu titik pada Gagasan Sentral ini.
          
          Berikut ini, contoh-contoh Pernyataan Umum atau Kalimat Tema yang merupakan wujud dari Gagasan Sentral dari suatu Tulisan Non Jurnalistik, yakni berupa Tesis:

Pada awal paragraf

          Ketaatan terhadap Allah Subhana wa ta'ala dan mengikuti Sunnah Nabi-Nya menjadi jaminan keselamatan di dunia dan akhirat. Sebaliknya, pembangkangan terhadap hal-hal tersebut menjadi pintu masuk ke ranah kesengsaraan.
(Cerita selanjutnya menuturkan tentang peristiwa bom bunuh diri para teroris di suatu kota, tahun ini.)

Pada tengah paragraf

          Selama muslim dan muslimah melakukan kewajiban masing-masing sesuai syariat Islam, kebahagiaan akan tercapai. Kini pria Islam Indonesia banyak mengukir sejarah sebagai pendidik di pondok-pondok pesantren, dengan adanya seorang guru besar yang mengajar para penuntut ilmu di lembaga pendidikan dakwah Ahlus Sunnah. Dia adalah Al-Ustadz Fulan.
(Cerita selanjutnya membicarakan kemampuan seorang ustadz Fulan yang menjadi figur suri tauladan  bagi para penuntut ilmu.)

Pada akhir paragraf

          Medan perang terbentang dari Bukarest sampai lintas batas Sungai Wolga. Dua kelompok saling bermusuhan tersebut, merupakan pemeran perebutan kekuatan dunia itu bukan bangsa atau negara. Dua raksasa kapitalis menggemerincingkan pedang di tengah-tengah gumpalan asap dan debu dalam perlawanan yang maha dahsyat untuk menjadi pemenang: perang cola.
(Cerita selanjutnya menuturkan upaya kedua perusahaan minuman ringan bersoda, Coca Cola dan Pepsi Cola untuk saling berebut selera penduduk negara-negara Eropa Timur.)

          Gagasan Sentral, jika dirumuskan dalam Kalimat Tema dengan layak dan jelas jangkauannya akan memberi tuntunan dalam menyusun tulisan berikutnya yang mendukung Gagasan Sentral tersebut. Sehingga itu memudahkan penulis untuk menyusun perencanaan tulisan.
          
          Sebaliknya, jika Gagasan Sentral tak dirumuskan dengan layak dan jelas jangkauannya akan mengakibatkan tulisan tidak akan terarah dan mencampurkan beberapa hal yang tidak mendukung Gagasan Sentral tersebut.
          
          Gagasan Sentral mesti ditulis dalam satu Kalimat Tema akan mempersempit dan membatasi penuturan, sehingga tulisan mampu ditangani dan dikendalikan secara terarah sebaik-baiknya.
          
          Pengungkapan Gagasan Sentral dalam Teras, menunjukkan betapa pentingnya kedudukan Teras dalam suatu berita biasa dan Feature, karena seluruh isi tulisan akan ditentukan oleh apa yang ditulis di Teras tulisan tersebut.
          
          Hanya saja, ada perbedaan mendasar isi dari Gagasan Sentra tersebut, antara berita biasa (di Teras) dengan non berita biasa (Feature di Teras dan Non Jurnalistik di awal tulisan).
✓ Gagasan Sentral di Teras untuk berita biasa, selalu berisi dimulai fakta yang paling penting (klimaks), 

✓ sedangkan Gagasan Sentral untuk non berita biasa (Feature di Teras dan tulisan Non Jurnalistik di awal tulisan) 
# Untuk Feature menyampaikan hal-hal yang kurang penting, kemudian menyusul hal-hal yang paling penting (klimaks) secara berangsur-angsur sebelum sampai ke bagian Penutup.
# Untuk tulisan Non Jurnalistik, berisi Tesis berupa Pernyataan Umum.

         Untuk jelasnya perhatikan tabel berikut:
Jenis
Tulisan
Wacana
Tulisan
Posisi
Gagasan Sentral
Bentuk
Pola Tulisan
Alur
Gagasan Sentral
Jurnalistik Berita Biasa Teras Tulisan Piramida terbalikKlimaks menuju >>
tidak penting
Jurnalistik Feature Teras Tulisan Piramida asli Tidak penting menuju >>
Klimaks (sebelum Penutup)
Non
Jurnalistik
Opini Awal Tulisan
(Kalimat Tema
di awal, tengah
atau akhir
Paragraf Pertama)
Piramida asli Tesis berupa
Pernyataan Umum

         Kemudian, Gagasan Sentral di Teras atau Pernyataan Umum di awal tulisan itu apakah benar-benar akan menarik perhatian pembaca yang mempunyai daya pikat
         
         Bagaimana membangkitkan daya pikat, akan menjadi pokok bahasan berikutnya.
          
         Nah, berarti kita sebagai penulis mesti tahu apa saja yang dapat menjadi tumpuan perhatian para pembaca dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan pemahaman yang demikianlah, penulis Feature dapat membuat teras tulisannya berdaya pikat dan menarik perhatian para pembaca. Di samping, dengan tema yang menarik, jalinan kata dan kalimat yang mengalir lancar yang mampu menyulut imajinasi pembaca.

***

Buku
Menulis Artikel
Asyik Dibaca - 50k

Mendesain kebiasaan BELAJAR ilmu syar'i dengan MENULISkannya, diretas bersama teman setia kopi di studio sketsarumah.com.
F A Q (Frequently Asked Questions)
Pertanyaan yang sering diajukan

Silahkan chat dengan tim kami Admin akan membalas dalam beberapa menit
Bismillah, Ada yang bisa kami bantu? ...
Mulai chat...